Referensi PPK 2025

REFERENSI
PEMUTAKHIRAN PENDATAAN KELUARGA 2025

Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur

Daftar Hal yang
sering Ditanyakan Beserta Jawabannya

Silakan klik/sentuh/tap pada salah satu topik untuk melihat penjelasannya

BACA, CATATAN PENTING !!!

Harap sangat berhati-hati sebelum melakukan CLEAR CACHE / DATA / STORAGE.

Pada Aplikasi Verval, cukup aman untuk melakukan Clear tersebut karena semua data tersimpan pada Server.  Jadi walaupun data di HP Kader dibersihkan, data asli masih ada pada Server.

Namun berbeda pada Aplikasi PK yang dapat bekerja pada mode Online maupun Offline.  Pada Aplikasi PK, dalam keadaan tertentu, bisa saja ada data yang masih tersimpan pada HP Kader dan belum tersimpan pada Server.  Biasanya karena belum berhasil mensinkronkan data HP dengan Server, ditandai dengan masih ada KK dengan Status Kosong.

Jika dalam kondisi ini melakukan Clear Cache / Data / Storage, maka hampir dipastikan hasil pemutakhiran yang belum tersinkron tersebut akan hilang dan kembali menjadi “Belum dimutakhirkan”.

Gambar di atas adalah contoh status Kosong

Jika menemui data dengan Status Kosong silakan lihat referensinya di sini

Kapan batas waktu pelaksanaan PPK 2025?

Pelaksanaan dimulai dari tanggal 22 Juli 2025 sampai dengan 21 Agustus 2025.

Di mana materi lengkap bisa didapatkan?

Sebenarnya materi lengkap sudah diberikan saat Workshop.

Tetapi jika masih belum mempunyai materi lengkap, bisa diunduh di sini https://linktr.ee/ppk25jatim .

Sebagai catatan, sebagian dari pertanyaan-pertanyaan dan jawaban yang ada di sini sebenarnya sudah ada dalam materi workshop, namun mungkin banyak yang melewatkan sehingga sering ditanyakan.

PRIORITAS URUTAN pendataan pada wilayah kombinasi Probability + NonProbability

Bagaimana urutan pendataan pada Wilayah wilayah kombinasi Probability + Non Probability?

* JAWABAN *

  1. Semua sasaran utama Probability
  2. Semua sasaran cadangan Probability, sesuai urutan angka yg ada disamping ikon
  3. Semua sasaran CFM
  4. Terakhir, barulah mendata keluarga lainnya untuk memenuhi target total Kader
"Pendataan RT001 telah mencapai target", tidak bisa lanjut, padahal Progress Kerja belum 100%

Progress belum 100%, tetapi kader tak dapat melanjutkan pendataan dengan keterangan semacam “Pendataan RT001 telah mencapai target”

* JAWABAN *

Penghitungan progress adalah target global semua RT dari Kader, namun perlu diingat bahwa tiap RT juga mempunyai targetnya masing-masing.

CONTOH: target Kader (sesuai yang diisikan oleh MD melalui “Portal – Target KK Wilayah“) adalah sbb:

  • RT001 = 50 KK
  • RT002 = 50 KK
  • RT003 = 50 KK

Pada contoh ini, misal Kader sudah mendata 50 KK pada RT001, maka pendataan pada RT001 telah selesai, dan Kader harus berpindah mendata RT yang lain.

Mengapa?

Karena RT001 memang targetnya hanya 50 KK (pada contoh ini). 

Jika Kader tetap memaksa menambahkan lagi pendataan pada RT001 maka otomatis akan ditolak oleh Aplikasi dengan notif “Pendataan RT001 telah mencapai target”.

Silakan lanjutkan mendata pada RT-RT lain yang belum tercapai targetnya, agar total progress bisa mencapai 100%.

>> Kasus lain:
Misal Target RT002 di Portal Target KK Wilayah = 50 KK.  Kader baru mendata 45 KK, namun tidak dapat lanjut dengan keterangan RT002 sudah mencapai Target.

* SOLUSI *

Biasanya penyebabnya adalah karena Manajer Data melakukan perubahan target pada Portal, namun Kader belum Logout-Login lagi di Aplikasinya, sehingga Kader masih menggunakan Target yang lama sebelum perubahan.

PROGRESS KERJA tidak bisa 100% padahal sudah semua terdata. Bagaimana cara menghitung Progress Kerja?

Kader sudah mendata setiap RT sesuai masing-masing target RT-nya, tidak ada yang kuran pada tiap-tiap RT.

Semua RT sudah 100%. 

Tapi mengapa Progress Kerja tidak bisa 100%? 

Bagaimana cara menghitung Progress Kerja ?

* JAWABAN *

Silakan lihat diagram ini untuk memahami proses Keluarga yang didata mulai dari disimpan hingga mendapat status validasi. Tahapan mana saja yang akan dihitung sebagai Progress Kerja.

KK Ada dan KK Baru yang masih status Tersimpan dianggap Sudah Menggunakan Alokasi Target RT, namun belum terhitung pada Progress Kerja.  Nantinya akan terhitung sebagai Progress Kerja setelah statusnya naik menjadi Received, atau sudah tervalidasi.

Jadi jika Kader merasa bahwa SEMUA RT sudah 100% terdata (tidak bisa lagi menambahkan pendataan di setiap RT yang ada), namun Progress Kerja belum 100%, mungkin karena statusnya masih Tersimpan.   Lihat posisi Tersimpan ini pada gambar di atas.

Kapan status Tersimpan akan naik menjadi Received atau tervalidasi?
Cepat atau lambatnya proses tergantung dari kapasitas server dan jumlah antrean, kita tidak bisa mempercepat, jadi ditunggu saja, sambil sesekali lakukan Sinkronisasi untuk mensinkronkan dengan status yang terbaru.

Catatan Penting !
Tidak semua Valid terhitung sebagai Progress Kerja (lihat pada gambar di atas, hanya yang hijau yang dihitung sebagai progress).
KK Pindah, KK Meninggal, KK Tidak Ditemukan akan masuk sebagai Valid. Walaupun Valid namun TIDAK Mengurangi Alokasi Target RT dan juga TIDAK Akan Dihitung Sebagai Progress.

FAILED - Data Server statusnya Failed, apa yang harus dilakukan?

Pada Data Server tertulis “Failed“, bagiamana solusinya?

* SOLUSI *

>> Kemungkinan Pertama

Koneksi internet pada HP Kader kurang bagus / tidak ada koneksi internet pada HP Kader / quota internet Kader habis.

Pastikan bahwa Kader mempunyai koneksi internet yang cukup baik

>> Kemungkinan Kedua

Jika sudah dipastikan Kader mempunyai koneksi internet yang cukup baik, maka kemungkinan kedua adalah Server yang sedang overload.

Biasanya nanti akan normal kembali. 

Namun karena kita tidak tahu kapan kondisi Server akan normal, maka yang dapat kita lakukan adalah terus mencoba-coba lagi untuk Sinkronisasi, dengan memberi jeda waktu diantaranya. 

Jika belum bisa, mungkin servernya memang masih overload, maka diberi jeda lagi, dan coba lagi.

Saat nanti jika Server sudah normal, maka Sinkronisasi akan berhasil tidak Failed lagi.

KOSONG - Bagaimana jika menemui Status "KOSONG"?

Status “Kosong” berarti hasil pendataan oleh Kader masih hanya tersimpan di HP Kader saja, belum terkirim/tersinkron ke Server. 

* SOLUSI *

Lakukan salah satu dari dua cara ini:

>> Cara 1: Lakukan Sinkronisasi

Tidak selalu langsung berhasil sempurna dalam 1x Sinkronisasi.

Kadang harus berulang kali, sesuai kondisi server.

Jika tetap belum berhasil, bisa dicoba di lain waktu.

Jika saat Sinkronisasi kondisi server sedang baik dan koneksi internet di HP Kader juga baik, biasanya Sinkronisasi akan berhasil.

>> Cara 2: Edit Ulang

Edit ulang Data Keluarga dengan Status Kosong tersebut hingga ke proses Simpan ulang.  Cara ini kurang direkomendasikan, tapi bisa dicoba untuk jumlah data status Kosong yang tidak banyak.

Jika server dalam kondisi baik dan HP Kader mempunyai akses internet yang baik, seharusnya data kosong akan naik statusnya menjadi Tersimpan, atau Received.

PENTING !
Penting untuk diperhatikan, sementara data Kosong masih ada (belum tersinkron):

  1. Jangan melakukan Clear Cache / Clear Data
  2. Uninstall Aplikasi juga tidak disarankan, tapi jika terpaksa boleh dilakukan
  3. Lakukan BACKUP secara rutin, dan pastikan saat melakukan BACKUP kondisi data masih baik (tidak ada data hilang, terhapus, dll)
TERSIMPAN - Apakah status "Tersimpan" ini harus ditunggu sampai menjadi Valid?

Apakah semua status “Tersimpan” ini harus/bisa ditunggu untuk nantinya berubah menjadi Received atau tervalidasi?

Jawabannya:
TIDAK SELALU

Karena jumlah yang ada pada status Tersimpan tersebut adalah penjumlahan dari data yang “Belum diproses” + data yang menunggu untuk divalidasi.

Ada 2 cara sederhana untuk membaca data pada dashboard (halaman utama) di Aplikasi PK:

>> Cara PERTAMA

Jika jumlah Tersimpan” = “Belum diproses, berarti semua yang ada dalam “Tersimpan” tersebut adalah keluarga yang memang belum diproses oleh Kader, sehingga jika ditunggu sampai kapan pun, tidak akan tervalidasi.  Karena keluarga tersebut memang belum divalidasi.  

>> Cara KEDUA

Jika jumlah Keluarga yang sudah didata Ada“+”Baru” = “Capaian (Progress Kerja), maka berarti semua data sudah divalidasi oleh sistem, tidak ada lagi data yang masih menunggu untuk divalidasi oleh server.  Jika ditunggu lagi sampai kapan pun, tidak akan ada lagi penambahan Progress Kerja, karena yang terhitung masuk Progress Kerja hanya “Ada”+”Baru”, di luar itu tidak akan masuk Progress Kerja.  Data yang statusnya masih “Tersimpan” tersebut kemungkinan adalah data yang “Belum diproses”, “Pindah”, “Meninggal”, “Tidak ditemukan”, tidak perlu untuk ditunggu.

Jika pada kondisi seperti contoh gambar di atas (Ada+Baru = Progress Kerja), tapi Target belum tercapai, berarti Kader harus mendata tambahan lagi untuk memenuhi Target.

Jika cuma menunggu Tersimpan (40 KK) untuk menjadi valid (yang ternyata “Tersimpan” tersebut adalah “Belum diproses”), maka ditunggu sampai akhir pendataan pun berubah menjadi Valid (tidak akan menambah Progress Kerja). 

REDUDANSI - Ditemukan Data Redudansi, Keluarga Dobel, apa yang harus dilakukan?

Redudansi Data adalah kondisi dimana ada lebih dari satu Data Keluarga yang NIK Kepala Keluarganya sama, atau dengan kata lain ada Data Keluarga yang dobel.

Maka lakukan pengecekan lebih detail pada tiap Data Keluarga yang Redudansi (Dobel) tersebut. 

  • Apakah mungkin ada salah ketik NIK?
  • Apakah mengacu pada keluarga yang sama atau tidak?
  • Apakah isinya sama persis atau tidak?
  • Apakah karena menambahkan Keluarga Baru padahal sudah ada data lama?
  • dll.

Setelah melakukan pengecekan, maka ada beberapa kemungkinan sbb:

▶️ Kemungkinan 1

Ternyata isinya benar-benar persis sama pada semua detail di dalamnya termasuk semua anggota keluarganya.

SOLUSI

>> Jika ada Keluarga Baru dan ada Keluarga Update, maka

  • Semua Keluarga Baru DIHAPUS
    Penjelasan: Karena tidak boleh membuat Keluarga Baru jika sudah ada data lama, maka Keluarga Baru yang sudah terlanjur dibuat harus dihapus terlebih dahulu.
  • Salah satu dari Keluarga Update  dimutakhirkan dengan status “Keluarga Ada“,
  • dan sisanya (jika ada)  diberi status “Keluarga Tidak Ditemukan

>> Jika semua adalah Keluarga Update (tidak ada Keluarga Baru), maka

  • Mutakhirkan salah satunya dengan status “Keluarga Ada“.
  • Sedangkan Keluarga lainnya diberi status “Keluarga Tidak Ditemukan“.

>> Jika semuanya adalah Keluarga Baru, maka cukup sisakan satu saja, dan sisa Keluarga Baru lainnya DIHAPUS.

▶️ Kemungkinan 2

Ternyata isinya memang mirip, tapi tidak persis sama.

Salah satu dari Data Keluarga tersebut berisi data yang paling lengkap, sedangkan Data Keluarga sisanya kurang lengkap.

SOLUSI

>> Jika ada Keluarga Baru dan ada Keluarga Update, maka

  • Semua Keluarga Baru DIHAPUS
    Penjelasan: Karena tidak boleh membuat Keluarga Baru jika sudah ada data lama, maka Keluarga Baru yang sudah terlanjur dibuat harus dihapus terlebih dahulu.
  • Salah satu Keluarga Update (yang datanya paling lengkap) dimutakhirkan dengan status “Keluarga Ada“,
  • dan sisanya (jika ada)  diberi status “Keluarga Tidak Ditemukan

>> Jika semua adalah Keluarga Update (tidak ada Keluarga Baru), maka

  • Mutakhirkan salah satunya (yang datanya paling lengkap) dengan status “Keluarga Ada“.
  • Sedangkan Keluarga lainnya diberi status “Keluarga Tidak Ditemukan“.

>> Jika semuanya adalah Keluarga Baru, maka cukup sisakan satu saja (yang datanya paling lengkap), dan sisa Keluarga Baru lainnya DIHAPUS.

▶️ Kemungkinan 3

Ternyata memang kepala keluarganya (Suami) sama, tetapi dengan istri yang berbeda. 

Maka masing-masing dimutakhirkan sendiri-sendiri, karena memang seperti itu cara entry data untuk suami yang mempunyai 2 istri atau lebih.

Untuk kemungkin lain, silakan ditindaklanjuti sesuai hasil pengecekan.

CLEAR DATA yang benar jika Aplikasi PK membandel (data tidak berubah berhari-hari)

Sudah berkali-kali Sinkronisasi, tapi data tidak berubah.  Jika dibandingkan dengan di HP lain, datanya tidak sama.

* PENYEBAB *

Ada data lama yang ‘nyantol’ pada HP tersebut.

* SOLUSI *

Bersihkan total data dan instalasi Aplikasi PK pada HP tersebut.

PENTING: semua data dengan status Kosong dan data-data lain yang belum tersinkron dengan server akan TERHAPUS.

Jika tidak masalah dengan hal tersebut, maka lakukan langkah-langkah di bawah ini dengan URUTAN LANGKAH YANG HARUS PERSIS SAMA:

  1. Hapus Cache dan Hapus Data/Storage (bukan hanya Hapus Cache saja)
  2. Uninstall
  3. Restart HP
  4. Install
  5. Ulangi lagi Hapus Cache dan Hapus Data/Storage (bukan hanya Hapus Cache saja)
  6. Coba login lagi

 

Cara MD bantu Kader Sinkronkan dengan BACKUP-RESTORE

Jika dirasa pada HP Kader ada masalah dalam mensinkronkan data, Manajer Data (MD) dapat membantu Kader.

Langkah-langkahnya adalah sbb:

>> Tahap 1 (di HP Kader)

  1. Kader membuat BACKUP baru, lalu simpan FILE hasil BACKUP tersebut di HP nya.
  2. Kader mengirimkan FILE BACKUP tersebut ke MD.

>> Tahap 2 (di HP MD)

  1. MD menerima FILE BACKUP kiriman dari Kader dan menyimpan di HP nya
  2. MD login di HP nya dengan menggunakan username Kader
  3. MD melakukan RESTORE, menggunakan FILE BACKUP yang didapatkan dari Kader tadi
  4. Setelah Restore selesai, data dari Kader akan muncul di HP MD
  5. MD dapat membantu Sinkronkan ke Server menggunakan HP nya
  6. Tekan tombol Sinkronisasi hingga nanti berhasil tersinkron dengan Server
Manajer Data melakukan perubahan pada Portal Target KK Wilayah, namun pada HP Kader tetap masih target lama (belum ada perubahan)!

Lakukan Logout – Login lagi Aplikasi PK pada HP Kader.

* PENJELASAN *

Target di HP Kader masih Target yang lama, belum menggunakan Target yang baru diupdate.  Lakukan Logout pada HP Kader, dan Login lagi, agar Target di HP Kader memuat Target yang baru diubah tersebut.

Arti huruf "P" Hijau dan huruf "P" Kuning

Apa maksud dari ikon “P” berwarna hijau dan ikon “P” berwarna kuning ?

* JAWABAN *

>> “P” berwarna hijau
Merupakan sasaran utama keluarga Probability, semua harus didata.

>> “P” berwarna kuning:     
Merupakan sasaran cadangan keluarga Probability.  Jika sasaran utama tidak mencukupi 50 KK (ada yg pindah, tidak ditemukan, dll), maka sasaran cadangan ini didata untuk dapat memenuhi target 50 keluarga Probability. 

Sasaran cadangan yang didata harus sesuai urutan angka di sebelah kode “P” cadangan tersebut.  Jadi dimulai dari “P1”, berikutnya “P2”, “P3”, dst sejumlah yang dibutuhkan.  Jika tidak berurutan, misal setelah “P1” lalu mendata “P3” maka akan ditolak oleh aplikasi.

Untuk wilayah kombinasi Probability + Non Probability, semua Sasaran Utama Probability harus diprioritaskan untuk pertama kali didata, lanjut mendata semua sasaran cadangan Probability , berikutnya keluarga CFM , dan terakhir baru mendata keluarga lainnya.

Gagal saat akan mendata Keluarga Probability Cadangan, ada notifikasi terkait nomor urut

Saat akan mendata Keluarga Probability Cadangan, ditolak oleh aplikasi dengan keterangan seperti ini:

>> Keluarga Probability Cadangan

“P” berwarna kuning      

Sasaran Probability Cadangan baru boleh didata jika semua sasaran Probability Utama sudah terdata semua.

Selain itu, Sasaran Cadangan yang didata harus sesuai urutan angka di sebelah kode “P” cadangan tersebut.  Jadi dimulai dari “P1”, berikutnya “P2”, “P3”, dst sejumlah yang dibutuhkan.  Jika tidak berurutan, misal setelah “P1” lalu mendata “P3” maka akan ditolak oleh aplikasi.

Untuk wilayah kombinasi Probability + Non Probability, semua Sasaran Utama Probability harus diprioritaskan untuk pertama kali didata, lanjut mendata semua sasaran cadangan Probability , berikutnya keluarga CFM , dan terakhir baru mendata keluarga lainnya.

Referensi PPK 2025
dikelola oleh Fajar Mukti