Referensi Sistem Aplikasi SIGA

Referensi SISTEM APLIKASI

SIGA

(Sistem Informasi Keluarga)

Pertanyaan dan Permasalahan yang sering ditemui, disertai jawaban dan solusinya

HAL YANG SERING DITANYAKAN

BESERTA JAWABANNYA

Dimana berbagai MATERI SIGA termasuk VIDEO Tutorial yang dapat saya akses ?
>> Materi Dasar
Materi dasar New SIGA yang berupa Power Point dan PDF dapat diunduh di https://bit.ly/newsigajatim 💾  



>> Video Tutorial K/0
Video Tutorial Pengisian K/0 (Kartu Pendaftaran atau Data Dasar) dapat diunduh di aplikasi New SIGA dengan langkah sbb:
  1. Setelah Login ke dalam Aplikasi New SIGA, tekan pada gambar foto di kanan atas Aplikasi 
  2. Pilih Bantuan
  3. Pilih Video Petunjuk Pengisian
 



>> Video Tutorial R/1, R/2, dan Rekapitulasi Data Keluarga
Beberapa Video Tutorial R/1, R/2, dan Rekapitulasi Data Keluarga yang sudah dibuat bisa ditonton di SINI 🎥 
Di mana saya bisa unduh softfile PDF blanko K/0, R/1, dan R/2 ?
Softfile blanko-blanko tersebut dapat diunduh di https://bit.ly/newsigajatim
Bagaimana cara menghapus K/0 YANKAB maupun K/0 DALLAP ?
K/0 tidak dapat dihapus.  Jika ada K/0 yang sudah tidak dibutuhkan lagi, silakan di-nonaktifkan saja. Caranya adalah dengan login ke aplikasi newsiga (https://newsiga.bkkbn.go.id) menggunakan akun Administrator.  Nantinya akan muncul menu tambahan yaitu Administrator (menu pada kiri atas).  Dari menu administrator tersebut kita dapat menonaktifkan K/0.
Apa yang dilakukan jika ada PKB yang desa/kelurahan binaannya berubah (Mutasi Wilayah Tugas) ?
Cukup melakukan perubahan pada K/0/PKB, ubah desa/kelurahan binaan untuk PKB tersebut.

>> Langkah Pertama adalah menghapus wilayah desa/kelurahan dari K/0/PKB untuk semua PKB yang mutasi

Membebaskan (menghapus) wilayah desa/kelurahan yang sudah tidak lagi sesuai dari K/0/PKB yang lama (yang sebelumnya memegang wilayah tersebut). Jika sebuah desa/kelurahan masih ‘menempel’ pada K/0/PKB yang lama, maka wilayah desa/kelurahan tersebut tidak akan bisa dimasukkan ke dalam K/0/PKB yang baru, jadi langkah pertama adalah menghapusnya.

Urutan langkah:
  1. Login New SIGA menggunakan akun user Operator.
  2. Buka K/0/PKB yang lama, buka Halaman 3 (KELURAHAN/DESA BINAAN), dan hapus wilayah binaan yang sudah tidak sesuai lagi.
  3. Simpan.
  4. Buka kembali K/0/PKB tersebut, pastikan bahwa wilayah desa binaan yang sudah tidak sesuai benar-benar sudah terhapus.
  5. Catatan: Jika menemukan permasalahan, silakan buka “Daftar Permasalahan Yang Mungkin Ditemui Beserta Solusinya”.


>> Langkah Kedua adalah memasukkan wilayah desa/kelurahan yang baru ke dalam K/0/PKB yang mutasi

Setelah wilayah desa/kelurahan sudah dihapus dari K/0/PKB yang lama, maka wilayah tersebut sudah dapat dimasukkan ke dalam K/0/PKB yang baru.

Urutan langkah:
  1. Login New SIGA menggunakan akun user Operator.
  2. Buka K/0/PKB yang akan dimasukkan desa/kelurahan binaan, kemudian masuk ke layar ke-3 (KELURAHAN/DESA BINAAN).
  3. Tambahkan Desa/Kelurahan sesuai dengan penugasan yang terbaru. Caranya, pilih nama kecamatan, nanti akan muncul nama desa/kelurahan yang bisa ditambahkan ke K/0/PKB tersebut.
  4. Simpan.
  5. Catatan: Jika menemukan permasalahan, silakan buka “Daftar Permasalahan Yang Mungkin Ditemui Beserta Solusinya”.
Saat PK21, `Si A` masih sebagai anak, namun saat ini sudah menikah dan menjadi PUS baru. Bagaimana cara penyesuaiannya di New SIGA ?
Misal `Si A` saat PK21 masih didata sebagai Anak, namun sekarang `Si A` menikah, dan tentunya akan punya KK sendiri, dan menjadi PUS.

Cara penyesuaiannya pada Aplikasi New SIGA:

  Tahap I (mengeluarkan `Si A` dari KK lama)
  • Ke menu Rekap Data Keluarga, cari KK lama dimana `Si A` berada saat PK21, pilih KK tersebut, tekan tombol UBAH.
  • Cari nama `Si A`, tekan tombol gambar pensil (kolom Aksi) yang berada di baris yang sama dengan nama `Si A`.
  • Pada isian MUTASI, pilih MENIKAH.
  • Tekan tombol UBAH.
  • Gulung layar ke bawah, tekan tombol SIMPAN.
  • Ulangi langkah pada Tahap I ini sekali lagi untuk mengeluarkan suami/istri dari `Si A` dari KK lamanya.

Setelah `Si A` beserta suami/istrinya sudah dikeluarkan (MUTASI ➡️ MENIKAH) dari KK-nya masing-masing, maka selanjutnya adalah membuat KK baru untuk PUS baru tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada Tahap II di bawah ini.

Tahap II (membuat KK baru untuk Si A)
  • Tekan tombol Tambah Data Baru. untuk membuatkan KK baru `Si A` beserta suami/istrinya.
  • Tambahkan data Kepala Keluarga, tekan tombol TAMBAH.
  • Tambahkan data Istri, tekan tombol TAMBAH.
  • Lengkapi semua data lain di bawahnya hingga lengkap, tekan tombol SIMPAN.


Tunggu hingga maksimal 1×24 jam, agar data tersebut dapat dimanfaatkan utk pengisian R1 ataupun formulir lainnya.
[VIDEO] Cara Menambahkan KK Baru Pada Aplikasi SIGA
Catatan: KK yang baru saja ditambahkan baru akan dapat muncul pada Rekapitulasi Data Keluarga maupun pada menu-menu Pencarian lainnya setelah pada H+1 atau maksimal 1×24 jam.

Cara menambahkan KK baru ada pada VIDEO TUTORIAL ini (klik di sini 📺)
[VIDEO] Cara Entry Laporan Bulanan R1 & R2
[VIDEO] Apakah R2 harus selalu dibuat pada tiap bulan? Bagaimana jika belum ada mutasi alokon sama sekali?
R2 (Mutasi Alokon) harus selalu dibuat pada tiap bulan, terlepas walaupun jika pada bulan tersebut belum ada mutasi alokon sama sekali. 

Cara membuat R2 saat sama sekali belum ada mutasi alokon dapat dilihat pada Video Tutorial ini.

[VIDEO] Anggota Poktan yang akan ditambahkan ke dalam K/0 Poktan belum ada dalam Rekapitulasi Data Keluarga
Silakan menambahkan KK yang tidak ada tersebut ke dalam Rekapitulasi Data Keluarga, agar dapat dimasukkan ke dalam K/0 Poktan.

Catatan: KK yang baru saja ditambahkan baru akan dapat muncul pada Rekapitulasi Data Keluarga maupun pada menu-menu Pencarian lainnya setelah H+1 atau maksimal 1×24 jam.

Cara menambahkan KK baru ada pada VIDEO TUTORIAL ini (klik di sini 📺)

PERMASALAHAN YANG SERING DITEMUI

BESERTA SOLUSINYA

Keluarga Sasaran muncul pada Rekapitulasi Data Keluarga dan mempunyai Balita, namun Keluarga Sasaran tersebut tidak ditemukan saat akan ditambahkan pada K/0/BKB

Penyebab Keluarga Sasaran tidak ditemukan saat akan diinput ke dalam K/0/BKB adalah karena Keluarga Sasaran tersebut sudah dimasukkan dalam K/0/BKB (K/0/BKB ini ataupun K/0/BKB lainya).

* SOLUSI *

>> Pastikan apakah Keluarga Sasaran tersebut sudah menjadi anggota pada K/0/BKB lainnya:

Pada Rekapitulasi Data Keluarga, lihat detail Keluarga Sasaran tersebut (klik pada ikon kaca pembesar ).

Jika pada Kesertaan BKB = Ya (seperti pada contoh gambar di bawah ini), maka berarti Keluarga Sasaran tersebut sudah masuk dalam salah satu K/0/KB yang sudah ada, sehingga tentunya tidak dapat untuk dimasukkan lagi ke dalam K/0/BKB.

Karena satu Keluarga hanya bisa masuk dalam satu K/0/BKB, maka Keluarga Sasaran tersebut tidak dapat lagi dimasukkan menjadi anggota K/0/BKB lainnya (tidak dimunculkan lagi dalam pilihan).

Gagal saat menyimpan R/I/KB (Register Pelayanan KB)

Gagal saat menyimpan R/I/KB ada beberapa kemungkinan. Berikut kemungkinan dan solusinya.

* SOLUSI *

>> Kemungkinan Pertama:
Pada saat menyimpan, kecepatan koneksi internet sedang rendah (lambat), sehingga menyebabkan error. Walaupun sinyal kuat (WiFi maupun HP) bukan berarti kecepatan koneksi internetnya juga bagus. Mohon dipastikan lagi kecepatan koneksi internetnya cukup cepat, misal bisa digunakan untuk memutar Youtube dengan resolusi 720, atau dengan aplikasi semacam https://speedtest.net atau https://speedof.me setidaknya mendapatkan kecepatan 2 Mbps atau serendah-rendahnya 1 Mbps.

Jika kecepatan koneksi internet sudah cukup baik, silakan coba simpan lagi.

 

>> Kemungkinan Kedua:
Form pengisian R1 (R/I/KB) terbuka terlalu lama, sehingga Time-Out dan menyebabkan error saat Simpan.

Untuk mencegah agar tidak time-out, disarankan untuk:

  • Entri data pelayanan tidak perlu sekaligus banyak baru kemudian disimpan, tetapi cukup entri 4-5 Pelayanan saja, kemudian disimpan R1-nya. Selanjutnya, buka lagi R1-nya dan entri lagi 4-5 Pelayanan, dan Simpan lagi. Begitu seterusnya.
  • Jika saat sedang entri R1 sempat teralihkan ke aktivitas lain yang memakan waktu cukup lama, maka sebaiknya R1 disimpan saja dulu. Nanti saat akan melanjutkan entri, silakan buka lagi R1-nya

>> Kemungkinan Ketiga:
Jika semua kemungkinan di atas sudah diatasi dan hasilnya masih tetap error/gagal simpan, maka kemungkinan ada masalah di server atau sistem aplikasinya.

Silakan langsung hubungi Admin Provinsi, atau bisa juga tunggu beberapa saat dulu dan dicoba lagi, jika tetap tidak bisa baru hubungi Admin Provinsi.

"Gagal Simpan" atau "Gagal menambahkan Anggota Hadir Dalam Pertemuan" pada R1 Poktan (Register BKB/BKL/..)

Gagal saat Simpan atau Gagal saat menambahkan “Anggota Hadir Dalam Pertemuan” pada R1 Poktan (Register Kelompok Kegiatan), misalkan R/I/BKB.

Penyebab umumnya adalah karena diantara Keluarga yang hadir tersebut ada yang tidak valid pada K0-nya. `Tidak valid` tersebut ada 2 kemungkinan.

 

>> Kemungkinan Pertama
Nama-nama anggota dalam K0 adalah data lama hasil migrasi SIGA lama dan sudah tidak valid lagi, dan belum pernah diupdate untuk nama-nama anggotanya.

>> Kemungkinan Kedua

Pada saat entri nama-nama anggota ke dalam K0 tidak melalui menu Cari yang kemudian mengambil data dari Rekap Data Keluarga, melainkan dengan cara diketikkan manual, sehingga tidak ada link antara nama-nama anggota tersebut dengan Rekap Data Keluarga dan menyebabkan error.

 

* SOLUSI *

K0 Poktan yang R1-nya bermasalah harus diupdate, khususnya untuk daftar nama-nama anggotanya, harus sesuai dengan basisdata SIGA (Rekapitulasi Data Keluarga) terkini.  Mungkin nama-nama pada K0 yang sekarang adalah nama-nama sejak beberapa tahun lalu yang belum pernah diupdate.

Silakan cari Keluarga anggota Poktan yang mana yang menyebabkan terjadinya permasalahan tersebut.

 

  1. Jika error terjadi saat menambahkan Keluarga atau Anak (pada BKB) ke dalam “Anggota yang Hadir” dalam pertemuan, maka data Keluarga tersebut pada K0 lah yang menyebabkan error. Penyebabnya bisa karena data Keluarga tersebut tidak ada dalam Rekapitulasi Data Keluarga, atau (pada BKB) umur anak sudah 7 tahun atau lebih.
    Silakan buka K0-nya, hapus terlebih dahulu Keluarga tersebut dari K0, dan entri ulang pada K0 dengan cara yang sesuai SOP.
  2. Jika error baru terjadi saat menyimpan R1, maka berarti salah satu atau beberapa dari anggota yang hadir tersebut yang menyebabkan error.
    Silakan dicoba entri ulang R1-nya, tetapi jangan sekaligus banyak. Sedikit-sedikit saja dulu, misal 3-5 peserta, kemudian coba Simpan.
    Dengan begini jika terjadi error saat Simpan, akan lebih mudah bagi kita mencari data Keluarga mana yang menyebabkan error, kemudian perbaiki pada K0-nya dengan cara hapus Keluarga tersebut dari keanggotaannya di K0, kemudian entri ulang pada K0 dengan cara sesuai SOP.
Saldo awal bulan ini tidak cocok dengan saldo akhir bulan sebelumnya

Saldo awal bulan ini tidak cocok dengan saldo akhir bulan sebelumnya.

* SOLUSI *

>> Contoh kasusnya terjadi pada R2 Februari 2024
Misalkan kasusnya adalah saldo awal Februari 2024 tidak sama dengan saldo akhir Januari 2024

Pertama, pastikan dahulu, mulai kapan saldo awal bulan apa terjadi ketidakcocokan ini?

Dalam contoh di atas, apakah benar mulai Februari 2024 saja? Atau mungkin sejak bulan Januari 2024, Desember 2023, November 2023, atau bahkan sebelumnya lagi?

Harap dipastikan dahulu mulai bulan apa terjadi ketidaksesuaian saldo awal, dan perbaikan saldo akan dimulai dari bulan tersebut.

Kedua, setelah pada langkah Pertama di atas sudah dapat dipastikan R2 pada bulan apa yang akan dilakukan perbaikan, ikuti langkah-langkah sbb:

  1. Kita ambil contoh memperbaiki saldo awal Februari 2024 yang tidak sama dengan saldo akhir Januari 2024
  2. Buka R2 bulan Januari 2024 (1 bulan sebelum Februari 2024)
  3. Bikin transaksi mutasi untuk `memancing`, misal tambahkan mutasi Penerimaan Kondom sejumlah 1
  4. Simpan R2 ini
  5. Buka kembali R2 bulan Februari 2024, dan cek apakah saldo awalnya sudah sesuai dengan saldo akhir bulan sebelumnya
  6. Jika sudah sesuai, maka silakan Simpan dan tutup R2 ini
  7. Buka kembali R2 bulan Januari 2024 tadi dan hapus transaksi mutasi `pancingan` tadi
  8. Simpan kembali R2 ini
  9. Silakan buka dan cek kembali R2 Februari 2024
  10. Seharusnya saldo awal R2 Februari 2024 tersebut sudah sesuai, silakan tutup R2-nya

Catatan Penting
Jika saat ini kita sudah/sedang entri data di R1/R2 bulan tertentu, misalkan Desember, maka sangat tidak disarankan untuk entri lagi bulan-bulan sebelumnya misal November atau Oktober, karena dapat mengakibatkan saldo tidak sinkron lagi.

Jadi, tuntaskan entri R1/R2 di bulan tersebut, setelah selesai baru lanjut ke bulan-bulan selanjutnya, dan jangan balik lagi entri ke bulan-bulan sebelumnya.

Faskes induk ingin mendistribusikan Alokon ke jaringan/jejaring, tetapi nama jaringan/jejaring yang dituju tidak ada dalam pilihan

Faskes induk ingin mendistribusikan Alokon ke jaringan/jejaring, tetapi nama jaringan/jejaring yang dituju tidak ada dalam pilihan (namanya tidak muncul).

SOLUSI *

1️⃣ Kemungkinan Pertama: R2 dari jaringan/jejaring yang dituju belum dibuat

Misal Faskes Induk akan mendistrikbusikan alokon pada bulan Maret, maka jaringan/jejaring yang dituju juga harus sudah membuat R2 bulan Maret, agar transaksi penerimaan alokonnya dapat tercatat pada R2 bulan Maret pada jaringan/jejaring tersebut.

Jika R2 (bulan yang sama) dari jaringan/jejaring tujuannya belum dibuat, maka nama jaringan/jejaringnya tidak tampil.

2️⃣ Kemungkinan Kedua: K0 dari jaringan/jejaring yang dicari tersebut tdak menginduk kepada Faskes yang akan melakukan distribusi Alokon.

Pastikan bahwa K0 dari jaringan/jejaring yang dituju sudah menginduk ke Faskes Induk tersebut.  Bisa dicek dengan membuka K0 jaringan/jejaring untuk melihat kode Faskes Induknya, atau bisa juga dengan cara melihat dari 7 digit awal Nomor Register jaringan/jejaringnya yang seharusnya sama dengan Nomor Register Faskes Induknya.

Nama Tenaga Kesehatan yang sudah tidak aktif pada K/0 sudah dihapus dan disimpan, namun saat K/0 dibuka lagi, nama tersebut malah menjadi dobel

Kemungkinan penyebabnya adalah hasil migrasi pada daftar nama Tenaga Kesehatan pada K/0/KB tersebut tidak sempurna dan menyebabkan error saat Simpan.

SOLUSI *

Hapus semua nama pada daftar Tenaga Kesehatan hingga kosong, kemudian lakukan entry ulang untuk nama-nama tersebut.  Entry ulang cukup beberapa saja dahulu (tidak harus semua), kemudian lakukan Simpan.  Hampir selalu berhasil dengan cara ini.

Jika sudah berhasil Simpan, maka permasalahan sudah teratasi.  Selanjutnya bisa lakukan edit lagi K/0 tersebut dan lanjutkan melengkapi entry semua nama Tenaga Kesehatan yang kurang hingga lengkap.

Tombol Ubah (gambar pensil) tidak muncul, sehingga tidak bisa melakukan tambah/ubah data

Biasanya karena login bukan menggunakan akun user yang mempunyai hak akses Operator, melainkan Administrator.

Akun user yang bisa melakukan ubah/tambah adalah user Operator, bukan Administrator.

* SOLUSI *

  • Lakukan Logout/Keluar ➡️ Tekan gambar foto (ada di sisi kanan atas layar), kemudian pilih menu Keluar
  • Login kembali dengan menggunakan akun user Operator.
Pada K/0/PKB, saat akan menambahkan wilayah binaan, dan sudah memilih nama Kecamatan yang sesuai, namun Desa/Kelurahan yang ingin ditambahkan tidak muncul

Biasanya Desa/Kelurahan yang akan ditambahkan sebagai wilayah binaan PKB tidak bisa muncul karena Desa/Kelurahan tersebut masih `menempel` pada K/0/PKB lain

* SOLUSI *

Cek pada K/0/PKB lainnya, kira-kira pada K/0/PKB mana Desa/Kelurahan tersebut masih `menempel`.  Setelah K/0/PKB tersebut ditemukan, hapus wilayah Desa/Kelurahan dari K/0-nya, kemudian Simpan.

Setelah itu coba buka ulang K/0/PKB yang baru saja dihapus Desa/Kelurahan binaannya tersebut, cek pastikan bahwa Desa/Kelurahan yang barusan dihapus tadi benar-benar sudah terhapus (tidak muncul kembali lagi  ke dalam K/0).

Jika Desa/Kelurahan sudah dihapus dari K/0/PKB, maka Desa/Kelurahan tersebut sudah dapat dimasukkan ke dalam K/0/PKB lain.

Saya sudah menambah/mengubah KK di Rekapitulasi Data Keluarga, tetapi KK baru tidak muncul / perubahan tidak muncul

KK yang baru saja ditambahkan atau diubah pada menu Rekapitulasi Data Keluarga, tidak dapat langsung muncul atau langsung digunakan pada Aplikasi.  KK Baru ataupun Perubahan KK tersebut baru akan terlihat/muncul pada H+1 atau maksimal 1×24 jam.

* SOLUSI *

Tunggu hingga melewati proses update/sinkronisasi otomatis tersebut.  Dengan kata lain, tunggu hari berikutnya, barulah hasil penambahan/perubahan akan dapat muncul/digunakan pada Aplikasi.

Data yang baru saja saya input di aplikasi, ternyata tidak muncul pada menu Laporan

Data yang baru saja ditambahkan atau diubah pada menu salah satu formulir, tidak dapat langsung muncul atau langsung digunakan pada Aplikasi.  Data Baru ataupun Perubahan Data tersebut baru akan terlihat/muncul di laporan pada H+1 atau maksimal 1×24 jam.

* SOLUSI *

Tunggu hingga melewati proses update/sinkronisasi otomatis tersebut.  Dengan kata lain, tunggu hingga hari berikutnya, barulah hasil penambahan/perubahan akan dapat muncul/digunakan pada Aplikasi.

Saat Simpan K/0, selalu gagal dengan muncul pesan kesalahan (Error) - [Kemungkinan-1]

Biasanya disebabkan karena koneksi yang tidak bagus antara perangkat entry dengan server, atau server sedang overload.

* SOLUSI *

Biasanya bisa berhasil jika kita ulangi coba Simpan lagi sampai beberapa kali.  Akan lebih baik jika memberi jeda antara coba Simpan tersebut, mungkin 30-60 detik.  Jika tetap tidak berhasil, coba lihat pada [Kemungkinan-2]

Saat Simpan K/0, selalu gagal dengan muncul pesan kesalahan (Error) - [Kemungkinan-2]

Jika solusi pada [Kemungkinan 1] tetap tidak bisa, maka kemungkinan kedua disebabkan hasil migrasi yang kurang sempurna.

Biasanya tulisan pesan kesalahan agak panjang, disertai sebaris keterangan error yang berupa bahasa pemrograman.

Kemungkinan penyebabnya adalah hasil migrasi yang kurang sempurna pada daftar nama Anggota Pengurus, daftar nama Anggota K/0 Poktan, daftar nama Tenaga Kesehatan pada K/0/KB, dan lain-lain semacam itu .

* SOLUSI *

Karena kita tidak tahu pasti pada nama mana yang menyebabkan kesalahan/error, maka hapus semua nama pada daftar-daftar tersebut hingga kosong, kemudian lakukan entry ulang untuk nama-nama tersebut.  Entry ulang beberapa saja dahulu (tidak harus semua), kemudian lakukan Simpan.  Hampir selalu berhasil dengan cara ini.

Jika sudah berhasil Simpan, maka permasalah sudah teratasi.  Selanjutnya bisa lakukan edit lagi K/0 tersebut dan lanjutkan melengkapi entry semua data yang kurang hingga lengkap.

Tulisan yang muncul pada Aplikasi tidak sesuai dengan seharusnya, misal `MOW` menjadi `MEMOTONG RUMPUT`, `MOP` menjadi `MENGEPEL`, dll

Hal tersebut disebabkan karena fitur Auto Translate (menterjemahkan ke bahasa lain, dalam hal ini bahasa inggris) pada browser/peramban (biasanya Chrome) yang Anda gunakan, sehingga beberapa kata akan secara otomatis diterjemahkan menjadi bahasa inggris.

* SOLUSI *

Matikan fitur Auto Translate pada browser, dengan langkah sebagai berikut:

  1. Pilih opsi Settings/Pengaturan.
  2. Kemudian gulung layar ke bawah dan temukan opsi Languages/Bahasa.
  3. Matikan opsi “Offer to translate pages in other languages”/”Tawarkan Penerjemahan halaman ke dalam bahasa lain”.
  4. Jika diperlukan, refresh kembali Aplikasi New SIGA.

VIDEO TUTORIAL

Referensi Sistem Aplikasi SIGA
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur
2021-2025